Blog Home | marisi | dotbtk.org

Saturday, August 07, 2010

Suara Seksi

Siapa yang tidak suka sama suara seksi? Katakanlah suara Marsya saat membawakan lagu Tegar, Shania Twain saat membawakan lagu From This Moment On bersama Bryan White atau mungkin suara vokalis Mocca (Arina) terutama saat membawakan lagu-lagu, misalnya, I Think I'm in Love, Lucky Guy Man dan lain-lain.

Dahulu kala, di Yogyakarta, ada sih satu orang yang menurut aku memiliki kategori suara seksi. Saking seksinya, 3 hari 3 malam pun aku rasa aku tidak akan pernah bosan mendengar suaranya non-stop (mungkin kedengaran sedikit lebay, tapi itulah adanya).

Image Credit: http://stellarcafe.blogspot.com

Update:

  1. 201008071252: Bukan Lucky Guy, Tapi Lucky Man

Labels: , , ,

posted by: marisi @ 12:19 AM


Monday, August 02, 2010

Film: Rome (TV Series)

Serial TV Rome merupakan salah satu film terbaik yang pernah ada bagi aku. Bahkan beberapa tahun yang lalu aku sempat turut serta dalam petisi online untuk menghadirkan kembali sekuel dari film ini (season 3) yang menurut kabar dibatalkan karena alasan biaya produksi yang cukup mahal.

Tidak jelas apakah petisi tersebut menjadi salah satu alasan bakal diluncurkannya kembali sekuel film seri ini pada tahun 2011 nanti atau tidak, tapi yang pasti, kabar tersebut merupakan suatu hal yang cukup menggembirakan mengingat pihak HBO sudah berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak berniat melanjutkan serial tersebut.
Sampai dilakukannya petisi merupakan salah satu bukti betapa film ini mendapat tempat istimewa bagi orang-orang diseluruh penjuru dunia. Bahkan tidak sedikit orang yang mengeluarkan kekecewaan yang mendalam dan semacamnya kepada HBO. Well, hal tersebut lumrah mengingat apa yang disajikan HBO dapat diibaratkan ketika anda memesan setelan jas kepada seorang desainer (atau katakanlah penjahit), tapi beberapa waktu kemudian anda hanya mendapat jasnya saja tanpa celana panjang karena alasan sekarang sedang trend setelan jas cukup hanya dengan jas plus celana dalam (becanda). Intinya: tanggung!

Bagi yang belum pernah menyaksikan, film ini berkisah seputar kehidupan dan fakta sejarah zaman Romawi kuno ditambah beberapa tokoh fiksi (dan cerita fiksi) beserta beberapa dramatisasi disana-sini. Pendalaman karakter yang cukup baik dan nuansa kehidupan Romawi kuno yang cukup bagus (mirip aslinya) membuat orang-orang seperti aku tidak pernah sabar untuk menunggu kelanjutan episode demi episode dalam serial ini.

Karena bukan pengulas film profesional, aku lebih memilih untuk membuat daftar pemain/karakter kesukaanku dalam film ini (diurut dari yang terfavorit):

  1. Octavius, terbatas pada Octavius remaja yang diperankan oleh Max Pirkis. Menurutku karakter Octavius ini lebih ke arah gabungan Melankolis dan Koleris. Dia suka membaca pikiran orang-orang disekitarnya. Dan kebanyakan tebakannya benar. Misalnya, ketika kakaknya - Octavia bersedia, maaf, untuk "tidur" dengannya, Octavius tahu sikap kakaknya yang aneh itu hanya demi untuk mengetahui rahasia apa gerangan antara Octavius dan Julius Caesar (ibu mereka - Atia curiga kalau Octavius merupakan kekasih gelap Julius Caesar. Dan ini tidak benar adanya). Ketika Octavius menebak apa tujuan sebenarnya dari Octavia, Octavia pun menangis karena sudah jatuh (incest), tertimpa tangga pula (Octavius sebenarnya tahu apa tujuan Octavia dan usaha itu sia-sia karena sebenarnya Octavius bukan kekasih gelap Julius Caesar). Pada beberapa kesempatan, Julius Caesar sering meminta pendapat Octavius dalam menghadapi situasi politik di Roma. Demi mengetahui kualitas Octavius, Julius Caesar mengangkat Octavius sebagai anak angkatnya (sebelumnya hanya merupakan keponakan) sehingga secara tidak langsung dia diproyeksikan sebagai pemimpin Roma masa depan.
  2. Titus Pullo, seorang gabungan plegmatis dan sanguinis. Meskipun punya kehidupan dan sikap yang lumayan berantakan, Pullo merupakan sahabat sejati yang tidak ada duanya bagi Octavius maupun Vorenus. Ada saat dimana ketika Pullo diberhentikan menjadi prajurit Roma, dia harus bekerja sebagai pembunuh bayaran. Kerjaan barunya tersebut berdampak pada sebuah hukuman mati karena ketahuan membunuh seorang politisi Roma (kalau tidak salah ingat). Mengetahui sifat Vorenus yang idealis dan patuh pada hukum, dia tidak mau meminta sahabatnya itu untuk membebaskan dia dari hukuman mati. Dan banyak hal lain yang menunjukkan kalau Pullo adalah seorang sahabat, entertainer sekaligus petarung sejati.
  3. Lucius Vorenus, Koleris dominan ditambah sedikit melankolis? Seorang idealis. Saat dimana dia harus mengesampingkan idealismenya demi membantu sahabatnya - Pullo, adalah sebuah saat yang cukup emosional. Cukup banyak juga para penggemar film ini yang mengatakan bahwa scene inilah scene terfavorit mereka (termasuk aku).

Sekuel serial Rome tahun 2011 memang layak untuk ditunggu.
Image credit: http://www.roma.rai.it

Labels: , , , ,

posted by: marisi @ 9:10 PM


Tuesday, July 13, 2010

Dunia Virtualisasi

Aku suka virtualisasi. Kalau aku bosan dengan Debian, biasanya mencoba untuk melakukan virtualisasi terhadap sistem operasi yang aku rasa cukup menarik untuk "diutak-atik" atau mungkin hanya untuk mencoba sesuatu yang benar-benar baru untuk aku.

Sementara ini, aku sudah berhasil melakukan virtualisasi terhadap beberapa sistem operasi (terkadang termasuk virtualisasi terhadap arsitektur yang notabene bukan x86. Misalnya PPC, M68K). Beberapa diantaranya:

  • Berbagai distro GNU/Linux. Bahkan pernah iseng mencoba virtualisasi terhadap Linux kernel 0.01 dan Softlanding Linux yang termasuk tua itu.
  • Beberapa varian BSD. Biasanya dengan menggunakan Qemu.
  • Solaris 10.
  • Minix. Biasanya kalau tidak mau bersusah payah, dapat langsung menggunakan disk image yang tersedia di Internet.
  • Mac OS X (Aku lupa versi berapa. 10.2?) menggunakan PearPC.
  • Macintosh System 7.5.5 menggunakan Basilisk. Sungguh sebuah perjalanan yang cukup berliku.
  • Beberapa sistem operasi yang agak "aneh". Misalnya: IOS (cukup sederhana) dengan menggunakan Cisco simulator dan/atau GNS3, Junos dengan Qemu. Khusus untuk Junos ini, baru aku lakukan 2 hari yang lalu dan memakan waktu sekitar 1 jam dimulai dengan installasi FreeBSD hingga akhirnya memasang Junos itu sendiri on top of it, serta ditambah sedikit konfigurasi disana-sini.
  • Pastinya beberapa varian MS Windows. Ini hampir sudah tidak pernah lagi sejak beberapa tahun terakhir.
  • Dan beberapa yang mungkin terlupa dan/atau akan aku coba untuk virtualisasi dimasa-masa mendatang.

Note:
- Foto yang ditampilkan pada entri ini merupakan sebuah penggalan kisah virtualisasi Junos bebrapa waktu yang lalu.

Labels: , , , , , , , ,

posted by: marisi @ 1:05 AM


Wednesday, July 07, 2010

Kejadian ketiga kalinya

Ada sebuah prinsip (mungkin bagi sebagian orang ini dapat saja dianggap sebagai sebuah tahayul. But it's not!) yang aku pegang sejak dahulu: "Segala hal yang kebetulan sudah terjadi sebanyak 2 kali, pasti akan terjadi lagi untuk ketiga kalinya".

Untuk memperjelas, misalkan kita gagal untuk mendapat nilai A untuk sebuah mata kuliah tertentu tepat sebanyak 2 kali, maka jangan harap untuk mendapatkannya (nilai A) dalam usaha yang ketiga kalinya. Karena pasti ada kejadian ketiga kalinya dimana kita tidak akan mendapatkan nilai A untuk mata kuliah tersebut. You dig what i'm sayin'?

Itu skenario yang buruk. Bisa saja misalnya untuk hal yang positif. Seorang pria pernah mendapat undian berhadiah tepat sebanyak 2 kali, percayalah, dia akan mendapatkannya untuk yang ketiga kalinya (pertanyaannya adalah kapan, tapi itu pasti terjadi).

Tentu saja hal itu tidak akan terjadi untuk hal-hal yang ada dalam kendali kita. Misalnya, karena aku telan makan tempe sebanyak 2 kali hari ini, tentu saja aku akan makan tempe untuk ketiga kalinya? Tentu tidak. Karena aku punya kendali akan pilihan makanan apa yang akan (atau bisa) kumakan hari ini. Intinya, hal tersebut tidak masuk dalam kategori yang diutarakan pada kalimat-kalimat sebelumnya.

Beda tempe, beda pula Thomas Alva Edison. Jika misalnya Edison berhenti pada percobaan ke-2 nya karena, misalnya, menyadari dia pasti gagal untuk ketiga kalinya, mungkin saja bola lampu tidak akan pernah ditemukan. Nyatanya dia tetap berusaha dan gagal sampai 9998 kali. Hingga akhirnya pada percobaan ke-9999 dia mendapatkan apa yang dia mau (kalau aku tidak salah ingat).

Hal tersebut membawa kita pada hal yang lagi panas-panasnya berikut:
Semua pasti tahu Belanda pernah 2 kali mencapai final piala dunia (1974,1978), sayangnya mereka gagal untuk membawa pulang piala tersebut. Kali ini Belanda masuk untuk yang ke-3 kalinya. Sesuai dengan pola "kejadian ketiga" ini, aku prediksi Belanda akan pulang sebagai runner-up siapapun lawan mereka di final nanti.

prin·sip (n): asas (kebenaran yg menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dsb); dasar;
  • -- deskripsi asas perbedaan;
  • -- konvensi asas persesuaian;

(KBBI 2008)
-Image Credit: http://paulwilsonjr.wordpress.com
Update:
  • - 201007122346: Belanda menjadi runner-up untuk ketiga kalinya setelah dikalahkan Spanyol 0-1 melalui tendangan Andres Iniesta pada menit 116.

Labels: ,

posted by: marisi @ 7:26 PM


Tuesday, July 06, 2010

Bagaimana cara menambah "kehangatan" dalam sebuah hubungan?

Labels: , , , ,

posted by: marisi @ 5:21 PM


Friday, April 09, 2010

Coldplay - White Shadows

Labels: , , ,

posted by: marisi @ 1:03 AM


Saturday, February 20, 2010

Marriage According to Socrates

By all means marry: if you get a good wife, you’ll become happy; if you get a bad one, you’ll become a philosopher.



Buat siapa saja (yang pastinya sih buat para pria. Masa jeruk gendong jeruk?) yang berencana untuk [segera] menikah dalam waktu dekat ini. Photo credit: http://www.mgcpuzzles.com/

Labels: , ,

posted by: marisi @ 8:51 PM