Blog Home | marisi @ cxx0 | dotbtk.org

Eau de WC-lette

Toilet Perfume from Hell!


Wednesday, July 07, 2010

Kejadian ketiga kalinya

Ada sebuah prinsip (mungkin bagi sebagian orang ini dapat saja dianggap sebagai sebuah tahayul. But it's not!) yang aku pegang sejak dahulu: "Segala hal yang kebetulan sudah terjadi sebanyak 2 kali, pasti akan terjadi lagi untuk ketiga kalinya".

Untuk memperjelas, misalkan kita gagal untuk mendapat nilai A untuk sebuah mata kuliah tertentu tepat sebanyak 2 kali, maka jangan harap untuk mendapatkannya (nilai A) dalam usaha yang ketiga kalinya. Karena pasti ada kejadian ketiga kalinya dimana kita tidak akan mendapatkan nilai A untuk mata kuliah tersebut. You dig what i'm sayin'?

Itu skenario yang buruk. Bisa saja misalnya untuk hal yang positif. Seorang pria pernah mendapat undian berhadiah tepat sebanyak 2 kali, percayalah, dia akan mendapatkannya untuk yang ketiga kalinya (pertanyaannya adalah kapan, tapi itu pasti terjadi).

Tentu saja hal itu tidak akan terjadi untuk hal-hal yang ada dalam kendali kita. Misalnya, karena aku telan makan tempe sebanyak 2 kali hari ini, tentu saja aku akan makan tempe untuk ketiga kalinya? Tentu tidak. Karena aku punya kendali akan pilihan makanan apa yang akan (atau bisa) kumakan hari ini. Intinya, hal tersebut tidak masuk dalam kategori yang diutarakan pada kalimat-kalimat sebelumnya.

Beda tempe, beda pula Thomas Alva Edison. Jika misalnya Edison berhenti pada percobaan ke-2 nya karena, misalnya, menyadari dia pasti gagal untuk ketiga kalinya, mungkin saja bola lampu tidak akan pernah ditemukan. Nyatanya dia tetap berusaha dan gagal sampai 9998 kali. Hingga akhirnya pada percobaan ke-9999 dia mendapatkan apa yang dia mau (kalau aku tidak salah ingat).

Hal tersebut membawa kita pada hal yang lagi panas-panasnya berikut:
Semua pasti tahu Belanda pernah 2 kali mencapai final piala dunia (1974,1978), sayangnya mereka gagal untuk membawa pulang piala tersebut. Kali ini Belanda masuk untuk yang ke-3 kalinya. Sesuai dengan pola "kejadian ketiga" ini, aku prediksi Belanda akan pulang sebagai runner-up siapapun lawan mereka di final nanti.

prin·sip (n): asas (kebenaran yg menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dsb); dasar;
  • -- deskripsi asas perbedaan;
  • -- konvensi asas persesuaian;

(KBBI 2008)
-Image Credit: http://paulwilsonjr.wordpress.com
Update:
  • - 201007122346: Belanda menjadi runner-up untuk ketiga kalinya setelah dikalahkan Spanyol 0-1 melalui tendangan Andres Iniesta pada menit 116.

Labels: bacaajadah, opini

posted by: marisi @ 7:26 PM


<< Home

Profile

About Me

My Photo
Name: marisi
Location: Indonesia

View my complete profile



Previous Post

  • Bagaimana cara menambah "kehangatan" dalam sebuah ...
  • Coldplay - White Shadows
  • Marriage According to Socrates
  • Ternyata Muncul Juga IntelliJ IDEA Versi Open Sour...
  • Selamat Hari Natal
  • Mempercantik Desktop dengan Compiz
  • Artha, The Open Thesaurus
  • Saatnya Debian GNU/Linux 5.0.2!
  • That's right! kebodohan itu tanpa batas...
  • Cara meredakan amarah?


Fave Links

  • rotten dot com


Friends/Links

  • Duaon Simandalahi


Archives

  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • August 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • November 2006
  • December 2006
  • January 2007
  • August 2009
  • September 2009
  • October 2009
  • November 2009
  • December 2009
  • January 2010
  • February 2010
  • April 2010
  • July 2010
  • August 2010
  • November 2010
  • December 2010
  • November 2011
  • December 2011
  • January 2012


Miscs

Follow marisitorus on Twitter

Credits

  • Blogger.com
  • Simple-Blogskins
AaBbCcDdEeFfGgHhIiJjKkLlMmNnOoPpQqRrSsTtUuVvWwXxYyZz0123456789-=\!@#$%^&*()_+|[]{};':",./<>?`~